SRIWIJAYA FC
Keberhasilan Provinsi Sumatera Selata sebagai Tuan Rumah yang diikuti pula keberhasilan dalam berprestasi diajang Pesta Olahraga Terbesar tingkat Nasional (PON XVI), ternyata telah memberikan inspirasi tersendiri bagi Syarial Oesman Gubernur Sumatera Selatan untuk dapat pula membuktikan bahwa di pentas sepak bola nasional pun Sumatera Selatan dapat menunjukan “Taring Rimau” nya.
Setelah melalui proses yang cukup panjang dan melelahkan, akhirnya pada tanggal 23 oktober 2004 dicapailah kata sepakat untuk selanjutnya dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (Mo U) antara M. Zein selaku pemilik Persijatim yang di Take Over oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang diwakili langsung oleh Syarial Oesman selaku Gubernur Sumatera Selatan, untuk selanjutya Persijatim menjadi
Sriwijaya Football Club (SFC).
Final Copa 234 di BKB sungguh meriah dengan 3 layar lebar diiringi hembusan angin dari sungai Musi. Awalnya pada babak pertama semua seperti agak kecewa lantaran gol peertama bersarang di Sriwijaya FC, setelah babak 2 suasana gegap gempita setelah kedudukan sama 1-1, dan kemudian pada pinalti suara di BKB pecah dengan kemenangan Sriwijaya FC pada adu pinalti hingga Laskar wong kito yang ada di Palembang merasakan kegembiraan itu.
Langganan:
Komentar (Atom)